OBROLAN TENTANG SEKS

OBROLAN TENTANG SEKS. Panas mentari menyengat bumi. Panasnya merasuk kedalam pori-pori kulit. Bagaikan benda diatas bara api, panasnya siang hari ini. Untung tubuh yang dimiliki ini merupakan ciptaan Tuhan sehingga bisa kuat bertahan terhadap sengatan sang mentari. Seandainya tubuh ini adalah ciptaan manusia, maka tidak akan butuh waktu yang lama untuk segera menghadapi kehancuran…

Panasnya mentari dirasakan juga oleh Kumbang. Disudut ruangan masjid itu, terlihat Kumbang yang lagi menahan panas. Empat buah kipas angina telah dihidupkan semua, tetapi belum mampu mengusir hawa panas yang begitu menyengat jiwanya.
Kegelisahan terus dirasakannya. Tubuhnya sudah diajaknya untuk istirahat. Namun, matanya tidak dapat terpejam menahan panasnya kota Palembang yang begitu dicintainya. Sudah beberapa hari ini, kota Palembang mengalami cuaca yang sangat panas, lain dari biasanya. Setelah beberapa lama memejamkan mata walaupun tidak bisa tertidur, Kumbang pun akhirnya memutuskan untuk online saja karena kebetulan warnet yang dituju terletak disebelah kiri masjid tempat ia berteduh.
Tidak butuh waktu lama, Kumbang pun langsung bergegas menuju warnet yang bertempat di ruko berlantai 2 itu. Tanpa melupakan tas kesayangannya, segera mencari tempat yang kosong diwarnet tersebut.

Didepan pintu masuk, duduk seorang wanita yang bertugas menjadi operator warnet. Raut wajah yang khas tanpa senyuman membuat suasana bertambah panas pada hari itu. Tanpa piker panjang, Kumbang langsung menuju Komputer yang kosong dan memasukkan nama yang akan digunakan sebagai bukti pembayaran nanti.

Digerakkannya mouse menuju browser andalan dan kesayangannya. Seperti kilat menyambar, browser itu langsung menampilkan website mesin pencari terfavorit bagi pengguna internet. Kumbang pun langsung menekan tombol F6 pada keyboard dan memasukkan alamat facebook.
Facebook merupakan salah satu website yang disukai oleh Kumbang setelah blogger dan twitter. Kumbang langsung memasukkan alamat email pada kolom email dan memasukkan password pada kolom password. Jemari Kumbang menari dengan indah ketika memasukkan alamat email dan password yang diminta. Hanya butuh waktu lima detik waktu yang dibutuhkan untuk mengetikkan email dan password kemudian Kumbang sudah berhasil masuk kedalam akun facebook miliknya.
Terlihat beberapa pemberitahuan pada halaman facebook. Sebagian besar dari pemeberitahuan tersebut berisi pemberitahuan tentang komentar-komentar teman pada sebuah foto yang dimiliki oleh teman yang lain. Diantara pemberitahuan tersebut ada sebuah pemberitahuan dari seorang adik di dunia maya. Adk itu meminta Kumbang untuk segera megaktifkan obrolan facebooknya karena si Adik itu ingin curhat sama Kumbang.

Kumbang pun mengaktifkan menu obrolannya dan kemudian mencari nama si Adik yang dimaksud. Akhirnya Kumbang pun mendapatkan nama sang adik dunia mayanya dan kemudian langsung menyapa dengan kata hai. Kumbang pun langsung bertanya kabar si Adik dunia mayanya. Semenit kemudian ada balasan dari si Adik dunia maya Kumbang. Adiknya itu mengatakan bahwa dirinya dalam keadaan baik-baik saja.

Setelah siap untuk menerima curhat dari si Adik dunia mayanya, Kumbang pun langsung menanyakan apa yang terjadi pada adiknya itu. Kumbang memang dikenal oleh teman-temannnya sebagai orang yang tidak suka basa basi dan bertele-tele. Membaca obrolan dari Kumbang, Rani langsung mengatakan bahwa ia telah putus dengan tunangannya. Kumbang sedikit terkejut, ada rasa perasaan heran pada diri Kumbang mendengar pernyataan itu.

Kumbang lantas bertanya tentang alasan kenapa hubungan adiknya itu putus. Rani lantas mengatakan bahwa cowoknya ingin “minta” sesuatu dari Rani sebelum menikah. Kumbang yang sudah sering mendengar cerita tentang betapa banyaknya lelaki yang “minta jatah” pada pacarnya padahal belum menikah, lantas mengerti dengan kata “minta” yang dikatakan oleh Rani. Tapi Kumbang pun mempertegas kalimat yang yang diucapkan oleh Rani.

Rani pun membalas obrolan Kumbang dan menjelaskan semuanya. Pada awal hubungan, Rani beserta cowoknya sudah komitmen untuk tidak melakukan apa-apa sebelum menikah. Cowok Rani pun sepakat, tetapi kesepakatan tersebut tidaklah bertahan lama. Beberapa bulan kemudian, cowok Rani meminta agar dia bisa mengecup bibir Rani dan meraba payudara Rani.
Mendengar permintaan tersebut, Rani menolak. Rani sudah komitmen dengan ucapannya dan selain itu ia juga sering membaca status-status yang dibuat oleh Kumbang yang merupakan kakaknya didunia maya dan juga sering cerita-cerita tentang cara membuat bidadari surga cemburu kepada wanita ciptaan Tuhan.

Rani yang menolak permintaan cowoknya, akhirnya dimarahi. Seminggu lamanya Rani marahan dan tidak bertegur sapa dengan cowoknya. Rani sedih tetapi kesedihan itu tidak membuat Rani merubah pendirian dan komitmennya.

Bukannya berfikir dan instrospeksi, cowok Rani terus “meminta jatah”. Setelah tidak bisa mendapatkan jatah ciuman dan jatah merabah dari Rani, cowok Rani itu lantas membeRanikan diri untuk meminta jatah berhubungan badan dengan Rani seperti layaknya suami istri sebagai bukti bahwa Rani mencintai dia sebagai pacar dan sebagai tunangannya.

Rani merasa kecewa sekali dengan permintaan tunanganya itu. Rani menolak mentah-mentah permintaan cowoknya. Ia lebih mencintai Allah SWT dan takut dengan dosa besar yang akan diberikan oleh Allah SWT ketika ia berzina walaupun itu dengan tunangannya. Walaupun sudah tunangan, bukan berarti keperawanan dan kehormatan harus diserahkan begitu saja kepada tunangannya tersebut. Ia mengatakan bahwa ia bukan wanita murahan yang harganya lebih murah dari pelacur yang bisa diajak berhubungan batan secara gratis dan seenaknya hanya dengan menjadi pacar ataupun menjadi tunangan.

Rani pun menghentikan obrolannya. Ia merasa sudah puas karena sudah menceritakan semuanya kepada Kumbang yang dianggap sebagai kakak yang bisa menyejukkan hati dan memberikan nasehat kepadanya. Rani meminta saran dan pendapat Kumbang mengenai keputusan yang ia buat, apakah ia salah atau tidak dan bagaimana langkah kedepan yang harus Rani lakukan.

Kumbang akhirnya memberikan pendapatnya. Ia menyatakan bahwa langkah yang telah dilakukan oleh Rani merupakan langkah yang tepat dan sangat benar. Kumbang menambahkan, jangan dikarenakan cinta semu yang diatasnamakan pacaran ataupun tunangan, ia rela berbuat dosa besar dan tentunya mendatangkan murkanya Allah SWT.

Memang sekarang ini banyak sekali muda-mudi yang sudah dan sering melakukan hubungan badan diluar nikah dan kemudian hamil. Bahkan ada yang tega menggugurkan kandungannya. Hal semacam ini sepertinya sudah menjadi gaya hidup dan kebiasaan bagi sebagian muda-mudi kita.
Kita yang merupakan manusia yang mempunyai makhluk yang mempunyai Tuhan, maka sudah sepantasnyalah kita menjauhi segala yang dilarang oleh Tuhan, apalagi itu termasuk kedalam dosa besar. Tidak ada kebahagiaan lain yang dirasakan oleh manusia sebagai makhluk Tuhan ketika ia bisa menjalankan segala aturan-Nya dan menjauhi segala larangannya.

Kumbang lantas memberikan pesan kepada Rani. Kumbang berpesan kepada Rani agar segera bersyukur kepada Allah SWT Tuhan yang maha esa karena telah menyelamatkan Rani dari perbuatan yang bisa mendatangkan murka-nya Allah SWT. Perbuatan yang akan merusak nama baik diri sendiri, orang tua, dan keluarga besar. Tentunya ini sesuatu hal yang tidak diinginkan oleh manusia.

Setelah memberikan pendapatnya, Kumbang kemudian mengatakan jikalau Rani memang benar sudah siap menikah, Kumbang akan mencarikan teman-temannya yang juga siap menikah dan siap menjalankan pernikahan sebagai sarana untuk menjadi hamba Allah SWT yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

Membaca penjelasan dari Kumbang, Rani pun merasa tenang dengan keputusannya. Rani senang memiliki seorang kakak yang bisa menyejukkan pikirannya dan memberikan arahan kepadanya tentang apa yang harus dilakukannya ketika ia mendapat sebuah permasalahan walaupun belum pernah ketemu sekalipun didunia maya, Rani bersyukur memiliki kakak seperti Kumbang. Rani juga menerima dengan baik tawaran dari kakaknya itu.

Diakhir obrolannya, Rani mengetikkan sebait doa agar para wanita dilindungi oleh Allah SWT dari perbuatan tercela yang dapat merugikan wanita itu dan menyebabkan Allah SWT murka. Rani juga berharap agar banyak wanita yang sadar bahwa pacaran ternyata merupakan sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT Tuhan YME dan tentunya merugikan wanita itu sendiri.

Kumbang pun membalas dengan kalimat singkat, Amiiin. Obrolan pun selesai karena bertepatan dengan masukknya waktu sholat ashar. Kumbang mohon izin untuk segera offline karena sudah masuk saatnya untuk beribadah.

Rani mengizinkan Kumbang untuk offline dan memberikan ucapan terima kasih karena sudah mendengarkan curhat darinya.

Kumbang pun menjadikan menu obrolannya menjadi offline dan segera offline tanpa melupakan terlebih dahulu untuk membersikan cookies agar semua rekam jejak ketika online tadi tidak ada yang tersisa.

Setelah melakukan pembayaran, Kumbang berjalan menuju masjid dan seiiring dengan perjalanannya cuaca hari itu sangat sejuk seiring sejuknya panggilan Allah SWT mengaliri darahnya.
Ngopy dr : http://ohs87.blogspot.com

Satu Tanggapan

  1. Wah – wah q salut banget dgn Rani, di tengah pesatnya zaman yg serba modern ini dia msh bisa menahan nfsunya & meninggalkan hal yg sangat di murka oleh ALLOH SWT. mudah2 an qta tdk kalah dengan Rani…OK sob siapa yg mau jdi Rani – mRani berikutnya q slalu mendukungmu……

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: