ISLAM DAN KEBUDAYAAN

ISLAM DAN KEBUDAYAAN

  1. A. KEBUDAYAAN: PENGERTIAN, UNSUR DAN FUNGSI

Pengertian kebudayaan menurut S. Takdir Alisyahbana

  1. Kebudayaan adalah suatu keseluruhan yang kompleks yang terjadi dari unsur-unsur yang berbeda-beda seperti pengetahuan, kepercayaan, seni, hukum, moral, adat istiadat dan segala kecakapan yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat.
  2. Kebudayaan adalah warisan sosial atau tradisi.
  3. Kebudayaan adalah cara, aturan dan jalan hidup manusia

Unsur-unsur kebudayaan dalam pandangan Malinowski adalah :

  1. Sistem norma yang memungkinkan terjadinya kerjasama antara para anggota masyarakat dalam upaya menguasai alam sekelilingnya.
  2. Organisasi ekonomi
  3. Alat-alat dan lembaga/petugas pendidikan
  4. Organisasi kekuatan

Disamping itu terdapat unsur-unsur kebudayaan yang bersifat universal antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Perlengkapan dan peralatan hidup manusia
  2. Mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi
  3. Sistem Masyarakat
  4. Bahasa
  5. Kesenian
  6. Sistem pengetahuan
  7. Religi/sistem kepercayaan

Kebudayaan berfungsi selama anggota masyarakat menerima sebagai petunjuk perilaku yang pantas dan kebudayaan merupakan hasil karya, cara dan cita-cita masyarakat yang memiliki unsur-unsur tingkat dan kegunaan.

 

 

  1. B. ISLAM DAN KEBUDAYAAN ISLAMI

Agama Islam merupakan produk budaya karena tumbuh dan berkembang melalui pemikiran ulama dengan cara ijtihad disamping itu tumbuh dan berkembang karena terjadi interaksi sosial di masyarakat.

 

  1. C. ISLAM DAN KEBUDAYAAN ISLAM PRA-ISLAM

Ciri-ciri utama tatanan Arab pra-Islam adalah sebagai berikut :

  1. Mereka menganut paham kesatuan
  2. Memiliki tata sosial politik yang tertutup dengan partisipasi warga yang tebatas
  3. Mengenal hierarki sosial yang kuat
  4. Kedudukan perempuan cenderung direndahkan

Dari segi akidah, bangsa Arab pra-Islam percaya kepada Allah sebagai pencipta (Q.S. Luqman (31):25, dan Al –Ankabut (29) : 63. sumber kepercayaan tersebut adalah risalah samawiah yang dikembangkan dan disebarkan di Jazirah Arab, terutama risalah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Kemudian bangsa Arab pra islam melakukan transformasi dari sudut islam yang dibawa Muhammad. Dalam bidang hukum bangsa Arab pra Islam menjadikan adat sebagai hukum dengan berbagai bentuknya. Dalam perkawinan mereka  mengenal berbagai macam perkawinan di antaranya : istibdla, poliandri, maqthu’ dan sighar.

Dalam Al-Qur’an terdapat tawaran perbaikan yang berupa pembatalan dan perubahan diantaranya dalam hal hukum poligini dan syarat penerimaan harta pustaka. Demikianlah persentuhan antara Islam dan adat arab pra islam. Al-Qur’an mengakomodasi kebudayaan Arab yang hidup dan berkembang ketika itu dengan melakukan beberapa tawaran perubahan

dari : BUKU METODOLOGI STUDI ISLAM oleh Drs. Atang Abd. Hakim,MA. dan Dr. Jaih Mubarok

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: